Hanggadamai’s Weblog

Ikon

Just Walking In The Park!

Mau Apa Nanti?

Jumat, 25 Januari 2008, hari terakhir diriku ujian di IPB ini. Rasanya tidak bisa diutarakan dengan kata-kata. Rasa senang dan duka bahkan bingung menyelimuti diriku. Ujian yang terakhir ini dapat kuselesaikan dengan baik walaupun harus bercucuran keringat hingga baju dalam yang kukenakan menjadi panas (emang karena panas banget hawanya sih).

Rasa senang yang kualami mungkin karena bahagia telah menyelesaikan kuliah-kuliah yang selama ini membuatku harus mengeluarkan tenaga yang ekstra. Jadwal kuliah, praktikum dan responsi mulai dari semester 1 hingga semester 7 ini yang padat, sering membuat moodku menjadi labil. Kadang happy kadang sedih hingga bikin orang jadi gila (gak juga sih). Pokoknya segala kepusingan yang diakibatkan karena kuliah sudah teratasi semua bikin hati ini bebas tanpa tekanan deh.

Tapi dilain pihak pikranku melayang entah kemana!? Karena kebingungan yang melanda akibat ingin apa dan mau kemana semester 8 nanti. Kalau semester 8 saja sudah bingung apalagi entar kalau sudah lulus kuliah. Walaupun semester 8 ada kegiatan yang pasti yaitu penelitian secara intensif tapi tetap saja toh penelitian itu tidak akan tiap hari ku jalani. Bayang-bayang untuk melamar pekerjaan sudah melintas dipikiranku sejak awal semester tujuh. Tapi pekerjaan seperti apa yang harus kujalani. Ketakutan atas kesalahan pengambilan keputusan membuat diriku trauma atas keputusan kecil yang pernah kuambil. Karena dengan keputusan-keputusan kecil inilah kehidupanku akan berubah besar. Peluang berwirausaha menjadi sangat kecil karena tidak diterima di sebuah organisasi yang menurutku memiliki peluang besar untuk menghasilkan laba jika dijalankan.

Tapi hal tersebut tidak membuatku patah semangat untuk berwirausaha. Karena sesuai perkataan Bapak Ciputra (entrepreneur sejati tahun 2007), bahwa bangsa yang maju adalah bangsa yang sebagian besar masyarakatnya seorang entrepreneur. Aku ingin bangsa Indonesia ini menjadi maju. Bangsa yang disegani oleh bangsa lain karena potensi sumber daya alamnya yang melimpah, orang-orang kecil dan miskin dirawat dan dilindungi oleh negara. Bangsa yang nantinya menjadi panutan bangsa lain.

Entah mau apa nantinya diriku ini, yang jelas keputusan yang akan kuambil nanti mungkin saja mampu mengubah bangsa yang didominasi oleh kemiskinan dan kebodohan ini menjadi bangsa yang sejahtera dan maju. Amien.

Hidup tanah airku, hidup bangsaku. Majulah Indonesiaku!

-hangga damai-

Filed under: Curhat

2 Responses

  1. guntur rastafarra mengatakan:

    mau apa ya?

    iya nih masih bingung mau apa?

  2. ahdri mengatakan:

    iyaya mau apa?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: